Tampilkan postingan dengan label Industri. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 April 2020

thumbnail

Zat Berbahaya Dalam Kosmetik

Zat Berbahaya Dalam Kosmetik - Kosmetik merupakan produk kecantikan yang kini sudah umum digunakan khususnya para wanita. Warnanya yang menarik tentunya akan menunjang penampilan Anda. Akan tetapi patut diperhatikan bahan pewarna apa saja yang ditambahkan dalam kosmetik tersebut.

Zat Berbahaya Dalam Kosmetik
Sumber : Jual Colorimeter
Bahan pewarna tersebut ada yang memang tidak berbahaya namun ada pula yang berbahaya bila ditambahkan ke dalam kosmetik. Hal ini karena kosmetik tentunya akan menempel secara langsung di kulit kita. Berikut adalah beberapa jenis bahan pewarna yang berbahaya dalam kosmetik :

Zat Berbahaya Dalam Kosmetik

1. Paraben

Paraben merupakan jenis bahan kimia yang sudah umum digunakan dalam kosmetik karena hampir semua produsen kosmetik dan skincare memakai bahan ini walau hanya sekitar 0,3% atau lebih rendah untuk produknya. Akan tetapi berdasarkan penelitian dari Harvard University pemakaian paraben dalam waktu lama dapat berpengaruh pada tingkat kesuburan. Dampak lain dari penggunaan paraben ini adalah dikhawatirkan menyebabkan kanker payudara.

2. Hidrokinon

Hidrokinon merupakan bahan kimia yang tidak boleh digunakan untuk kulit dan rambut, jadi apabila kosmetik atau skincare Anda mengandung bahan tersebut maka sebaiknya Anda segera membuangnya. Hidrokinon memang jenis bahan kimia yang sering disalahgunakan menjadi krim pemutih, padahal bahan ini dapat menyebabkan berbagai masalah serius pada kesehatan kita seperti hiperpigmentasi sampai kerusakan DNA di kulit.

3. Sodium Lauryl Sulfate (SLS)

SLS adalah bahan kimia yang umumnya digunakan pada jenis produk seperti shampoo, sabun dan juga tidak jarang ditemukan pada pasta gigi. Namun, Sodium Lauryl Sulfate ini dikhawatirkan dapat menjadi penyebab peradangan kulit terlebih lagi bagi mereka yang mempunyai kulit sensitif lebih baik untuk menghindari produk yang menggunakan bahan ini. Berbagai produk bayi yang khususnya untuk mandi tidak menggunakan bahan ini karena kulit bayi yang masih sensitif, meskipun menggunakan juga hanya dalam kadar yang sangat sedikit.

4. Phthalates

Phthalates adalah bahan kimia yang dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kanker payudara dan umumnya ditemukan di cat kuku, parfum, lotion dan hair spray. Phthalates ini juga bahan yang umum digunakan dalam proses pembuatan plastik, karenanya perhatikan pada produk - produk kecantikan Anda apakah mengandung bahan tersebut atau tidak.

5. Petroleum Distillates

Petroleum Distilates merupakan bahan yang diekstrak dari minyak bumi yang bila digunakan dalam kosmetik dapat meningkatkan risiko kanker. Bahan ini terkadang ditemukan dalam produk kosmetik yaitu maskara. Karenanya bagi Anda yang memiliki jenis mata sensitif lebih baik menghindari produk maskara yang mengandung bahan ini.

Selasa, 05 Maret 2019

thumbnail

Kelebihan dan Kekurangan Jalan Beton

Kelebihan dan Kekurangan Jalan Beton – Jalan beton awal mulanya hanya diaplikasikan pada jalan tol dan jug di kawasan industri, namun kini pengaplikasiannya sudah merambah hingga perkotaan dan pedesaan.

Kelebihan dan Kekurangan Jalan Beton
Sumber : https://phonank-banner.blogspot.com/

Beton readymix dengan mutu beton minimal K-300 merupakan standar minimal dalam pembangunan jalan beton, ketebalan minimal jalan beton juga paling tidak sekitar 20 cm dan juga harus mempunyai tingkat kekerasan yang mampu bertahan dari tekanan yang besar. Tingkat ketebalan beton ini dapat diukur menggunakan pengukur ketebalan thickness meter sedangkan tingkat kekerasannya dapat menggunakan alat uji NDT.

Selain itu jalan beton juga dibuat menggunakan tulangan besi wire mesh berukuran M8. Namun hal tersebut tidak dapat menjadi standar pembuatan jalan beton karena beban jenis kendaraan yang akan melintasi jalan akan mempengaruhi ketebalan beton, mutu beton dan ukuran tulangan.

Namun pembuatan jalan beton ini membutuhkan biaya yang lebih mahal dibandingkan jalan aspal maupun pengerasan paving blok, akan tetapi jalan beton ini mempunyai kelebihan sebagai berikut :
  1. Kekuatannya dapat menahan beban yang lebih besar dibandingkan jalan aspal
  2. Lebih tahan aus yang diakibatkan karena gesekan roda kendaraan
  3. Walaupun terdapat genangan air dan banjir namun jalan beton ini lebih tahan
  4. Proses pelapukan karena faktor cuaca tidak terlalu berpengaruh
  5. Tidak terlalu memerlukan perawatan seperti halnya jalan aspal

Selain keunggulan, berikut adalah beberapa kekurangan jalan beton :
  1. Pembuatan jalan beton membutuhkan biaya yang besar
  2. Proses perbaikan jalan beton memerlukan biaya yang besar dan waktu yang lama karena harus membongkar jalan beton lama. Untuk menghemat biaya dan waktu umumnya jalan beton lama tidak dibongkar, namun dilapisi dengan beton baru di atasnya yang mengakibatkan naiknya ketinggian elevasi jalan
  3. Kualitas jalan beton sangat tergantung pada proses pelaksanaanya, misalnya proses pelaksanaan untuk kehalusan permukaan jalan agar tidak bergelombang
  4. Permukaan jalan beton yang keras kurang nyaman untuk berkendara, terutama dalam jarak yang jauh dan juga jalan beton lebih menyilaukan mata karena warnanya

Karena memakan dana yang sangat besar, oleh karena itu dalam pembuatan jalan beton membutuhkan perencanaan yang matang. Selain itu proses pembuatannya juga harus diperhatikan setiap detailnya sehingga menghasilkan jalan yang kuat dan tahan lama.

Kamis, 21 Februari 2019

thumbnail

Cara Menghaluskan Kaca Baret

Cara Menghaluskan Kaca Baret - Bagi Anda pemilik kendaraan roda empat seperti mobil tentu akan sebal bila kaca mobil Anda mengalami baret. Hal ini jelas akan mengganggu penglihatan terutama pada malam hari.

Cara Menghaluskan Kaca Baret

Hujan merupakan salah satu penyebab kaca baret, hujan disini adalah air hujan yang membawa kotoran. Saat air hujan yang membawa kotoran disapu oleh wiper mobil hal ini akan menyebabkan baret pada kaca mobil.

Pada awalnya baret ini mungkin tidak terlihat kasat mata, baret ini hanya dapat diketahui dengan mendeteksinya menggunakan alat ukur kekasaran atau roughness tester. Bila kita tidak sadar lama kelamaan baret ini akan semakin parah dan mengganggu.

Oleh karena itu kita harus rajin memperhatikan kaca mobil agar bila terdapat baret kita dapat segera mengatasinya. Bila semakin parah maka kita harus membawanya ke bengkel untuk mengatasinya.

Untuk menghaluskan kaca mobil yang baret Anda membutuhkan cerium oxide atau bubuk poles kaca, amplas halus dan polish pad. Anda juga memerlukan bor yang dipasangi polish pad serta semprotan air, lap chamois, selotip dan koran bekas.

Pertama - tama cara menghaluskan kaca baret adalah membersihkan permukaan kaca dengan air kemudian dilap. Gosok kaca yang tergores dengan amplas halus berlawanan dengan arah goresan jadi semisal goresan / baretnya horisontal, maka gosoklah secara vertikal.

Apabila sudah digosok dengan amplas kemudian bersihkan kembali dengan air kemudian dilap. Tutupi bodi mobil yang denkat dengan kaca yang baret menggunakan selotip atau kertas koran. Hal ini berguna untuk melindungi bodi mobil dari cairan poles kaca.

Kemudian langkah selanjutnya adalah cairkan bubuk pembersih kaca menggunakan air bersih. Campurkan air secara perlahan agar pasta yang dihasilkan sesuai dan tidak terlalu encer maupun kental.

Selanjutnya oleskan campuran bubuk poles pada bagian atas backing pad yang yang sudah dipasangi bor, seandainya Anda tidak memiliki alat bor maka lakukan secara manual dengan digosokkan secara memutar.

Dalam menggosok kaca yang baret sebaiknya lakukan secara merata pada semua bagian dan pastikan penggosokan yang Anda lakukan dengan sedikit menekannya.

Anda juga dapat menyiramkan air pada kaca mobil untuk menghindarkan kaca bergelombang atau bahkan retak selama proses penggosokkan pasta dengan kertas amplas.

Setelah kaca digosok secara merata Anda dapat membersihkannya menggunakan air bersih dan kemudian dilap. Dengan begitu kaca mobil Anda akan bebas dari baret yang mengganggu dan bahkan terlihat baru.

Selain cara diatas, masih ada beberapa cara menghaluskan kaca baret pada mobil yaitu menggunakan :

1. Menggunakan Pasta Gigi

Apabila baret pada kaca mobil Anda belum terlalu dalam atau terlihat Anda dapat menggunakan pasta gigi dalam menghilangkan baret tersebut. Anda cukup mengoleskan pasta gigi pada kaca mobil yang baret kemudian digosok menggunakan kain halus.

2. Menggunakan Amonia

Amonia juga sering digunakan untuk menghaluskan kaca baret pada mobil dengan cara mencampurkan 3 cangkir / 1/2 liter air dengan 1/2 ons / 15 ml amonia. Kemudian ambil kain halus dan celupkan pada cairan tersebut untuk digosokkan pada kaca mobil yang baret. Lakukan hingga kaca mobil Anda bebas baret.